Tak Bisa Diremehkan, Ini Peringkat Militer Indonesia di Asia dan Dunia
Tak Bisa Diremehkan, Ini Peringkat Militer Indonesia di Asia dan Dunia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki total populasi mencapai angka 262 juta jiwa. Sebuah kekuatan sumber daya manusia yang cukup besar untuk berkontribusi menjadi bagian dari militer. Diperkirakan ada lebih dari 800 ribu personel TNI yang siap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau ada yang berani mengganggu benteng pertahanan NKRI, mereka harus siap berhadapan dengan militer yang kompeten. Tak heran kalau peringkat militer Indonesia di Asia dan dunia cukup tinggi.

Peringkat militer Indonesia di Asia

Berdasarkan data sgp GlobalFirePower.com, peringkat militer Indonesia berada di urutan ke-8 dari total 50 negara yang mendaftar. Sedangkan urutan teratas se-Asia ditempati oleh Rusia, China, India, Jepang, Korea Selatan, Turki dan Iran. Setidaknya Indonesia memiliki kelebihan dibandingkan negara kuat lain seperti Israel, Korea Utara, Arab Saudi, Qatar dan Singapura. Jadi, jangan main-main dengan kesatuan dan keutuhan NKRI ya!

Tentu posisi Indonesia masih diperhitungkan sebagai negara Asia Tenggara dengan kekuatan militer yang kuat. Indonesia masih berada di peringkat 1 di antara negara ASEAN yang lain dengan power index 0,2804 sedangkan di posisi kedua ada Vietnam dengan power index 0,39880. Power index 0,0000 merupakan kapasitas militer sempurna atau slit mengalahkan negara dengan kapasitas kekuatan yang sempurna. Peringkat militer Indonesia tersebut dilihat dari potensi kemampuan menciptakan perang baik udara, laut dan darat.

Lalu, bagaimana dengan peringkat militer Indonesia dimata dunia? GFP juga telah merilis data dari 137 negara yang ada di dunia. Data merupakan hasil analisa GFP selama tahun 2006-2019. Penasaran? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Peringkat militer Indonesia di dunia

Peringkat militer Indonesia di dunia berada di peringkat 15 dari total 137 negara dengan total personel 800 ribu TNI. Dari keseluruhan personel tersebut, 400 anggota merupakan personel aktif sedangkan sisanya merupakan personel cadangan. Para anggota TNI siap melakukan tugas militer dan non militer seperti memiliki tim penyelamat dalam penanganan bencana alam, pasukan penjaga perdamaian di area konflik atau menjadi tenaga pendidik di daerah terluar dan perbatasan Indonesia.

Secara kekuatan militer, Indonesia memiliki pesawat bersayap tetap dan pesawat bersayap rotor sebanyak 451 buah. Dari segi peringkat, Indonesia berada di peringkat 30 dari 137 negara. Pesawat tempur Indonesia ada di peringkat 43 dengan skor 41 sedangkan pesawat serangan berada di posisi 37 dengan skor 65. Ada sekitar 62 pesawat memiliki performa unggul untuk urusan transportasi yang masuk peringkat 11.

Pesawat pelatihan Indonesia ada di peringkat 29 dengan skor 104, helikopter serangan peringkat 36 dengan skor 8 dan helikopter milik militer berada di peringkat 24 dengan skor 192. Tak hanya jalur udara saja, pertahanan darat Indonesia tak kalah memadai dengan jumlah 315 tank tempur, 1.300 kendaraan lapis baja, 141 artileri, dan 36 peluncur roket. Bagaimana dengan kekuatan militer jalur laut? Tenang saja, kekuatan militer AL tidak boleh disepelekan sebab memiliki 8 kapal fregat, 24 kapal korvet, 5 kapal selam, 139 kapal patroli, dan 11 kapal penyapu ranjau.

Sebuah kekuatan militer laut yang cukup besar untuk menjaga ketahanan dan persatuan negara Indonesia. Mengingat negara Indonesia terdiri dari badan air seluas 21.579 kilometer persegi dan garis pantai 54.716 kilometer. Alokasi anggaran militer Indonesia sendiri mencapai angka US$ 6.9 miliar per tahun atau berada di peringkat ke-30. Secara keseluruhan peringkat militer Indonesia jelas masuk dalam daftar negara yang kuat berdasarkan analisa potensi kemampuan perang di udara, laut dan darat.

Tak hanya memiliki aset militer yang besar, kemampuan personel TNI juga tidak boleh diremehkan. Ada banyak prestasi yang telah diukir oleh anggota TNI di kancah Internasional. Prestasi terbaru TNI yang sempat membuat kagum adalah juara umum Australian Army of Skills Arms at Meeting (AASAM) dengan raihan medali emas sebanyak 28, 6 medali perak dan 5 medali perunggu. Sebuah bukti bahwa peringkat militer Indonesia tak hanya didukung peralatan namun kemampuan personel yang tak kalah memadai.

Discovery Channel Military bahkan menyebut bahwa kekuatan militer Kopassus atau pasukan khusus yang berada pada peringkat tiga pasukan elit di dunia. Kopassus merupakan tentara AD yang dilatih untuk melakukan kegiatan berisiko. Latihan yang digunakan cenderung ekstrem guna menciptakan pasukan elit yang tangguh. Selain Kopassus, Indonesia jelas memiliki pasukan khusus lain dari angkatan laut dan udara.

Melihat aset dan prestasi personel militer Indonesia, sudah sepatutnya warga negara NKRI wajib berbangga hati. Namun, jangan jadikan peringkat militer Indonesia sebagai patokan bahwa Anda tidak perlu melakukan upaya bela negara. Bukankah setiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya bela negara seperti yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 27? Yuk, ciptakan semangat bela NKRI sama seperti personel TNI kita!